2

TELUR GABUS KEJU

photo0314

Karna lagi nggak ada kerjaan, hari ini aku iseng coba bikin cemilan nih. Dulu pernah sih bikin sekali pas masih di kost, jadi masak bareng temen-temen, rasanya lumayan juga. Cuman rasa kejunya kurang. Jadi ceritanya waktu itu bahan yang mau dibeli udah ditulis di kertas, biar ga lupa mau beli apa aja. Ternyata pas udah nyampe di toko, kertasnya ketinggalan. Yang seharusnya beli keju cheddar 200 gram, malah cuma beli keju lembaran berapa biji doang. Tapi temen temenku yang udah nyobain pada bilang enak kok, renyah juga. Jadi kali ini aku bikin lagi deh.  Sekalian share resep sama pictnya, haha. Resepnya aku ambil dari Dapur Aliza, bukunya ada kok dijual di Gramedia.

Bahan:

125 g tepung tapioca

2 btr telur ayam

200 gram keju edam parut

Garam secukupnya

Minyak untuk menggoreng

Cara membuat:

  1. Kocok telur hingga mengembang. (Kalo aku kira kira 10 menit gitu lah).
  2. Masukkan tepung tapioca, aduk rata.
  3. Tambahkan keju dan garam, aduk rata.
  4. Pilin adonan, masukkan dalam minyak goreng dingin.
  5. Panaskan minyak, goreng dengan api sedang sambil sesekali diaduk hingga terapung dan kecoklatan. Angkat dan tiriskan. Simpan di dalam stoples atau di dalam wadah yang kedap udara.

Tips:

  1. Kalo pengen telur gabus lebih renyah, pake tepung sagu aren (sagu tani). Kalo aku sendiri sih pake sagu tani merbabu.
  2. Kalo pengen cita rasanya lebih lembut, pake keju jenis Cheddar.
  3. Pilin adonannya gak usah tebel tebel, soalnya nanti dia mengembang kok pas digoreng. Dengan catatan kocok telurnya bener, pasti ngembang. Aku juga pas pertama pilin adonan udah kecil kecil, pas digoreng jadi besar juga. Jadi berikutnya kupilin lebih kecil lagi, kkk. Nih, gede gede kan?   photo0315 Continue reading
4

TANAMAN KOLEKSIKU

Hai semua, kali ini aku mau share beberapa dari tanaman koleksiku di rumah, tapi khusus tanaman bunga aja ya, haha.

Yang pertama ada kenikir, ada juga yang nyebut ini marigold, warnanya macem-macem kebetulan punyanya yang warna pink dengan bentuk kecil gini. Oia jenis kenikir yang ini daunnya bisa dipake buat lalapan sama dibikin keripik loh, di Jogja udah banyak yang jual keripik kenikir ini.

Gambar

Yang ini nggak tau namanya bunga apa, udah ada di halaman rumah dari aku lahir, jadi umurnya pasti udah dua puluh tahun lebih. Continue reading

0

KENIKIR

Photo0150

Kenikir mempunyai nama latin Cosmos Caudatus. Berasal dari suku Asteraceae dan termasuk ke dalam tumbuhan tropik yang berasal dari Amerika Latin. Karena mudah tumbuh, kenikir juga mudah ditemukan. Sebagai tanaman perdu yang tingginya maksimum mencapai 100 cm, kenikir mempunyai bunga berwarna kuning yang terletak di ujung batang. Ada pula jenis kenikir yang bunganya berwarna ungu. Kalo yang ada banyak di kebun rumahku sih yang warnanya ungu. Bunganya kecil-kecil. Daunnya berwarna hijau, berukuran sekitar 15 – 25 sentimeter dengan tepi yang khas, yaitu berbagi menyirip.

Di berbagai negara pemakaian kenikir secara tradisional mempunyai banyak kegunaan, antara lain untuk memperbaiki sirkulasi atau peredaran darah, penambah nafsu makan dan penguat tulang.Bau tanaman yang spesifik menyebabkan penggunaannya juga sebagai pengusir serangga. Kenikir sangat populer di Malaysia . Secara tradisional, penduduk di sana menggunakan tanaman ini untuk :

  • memperbaiki sirkulasi darah
  • pencegah penuaan dini
  • menurunkan suhu tubuh
  • memperkuat tulang karena kandungan kalsium yang tinggi
  • menghilangkan bau napas yang kurang sedap.

Kegunaan yang menarik perhatian peneliti dari negara itu adalah untuk pengobatan infeksi kuman penyebab penyakit. Melalui sebuah penelitian in vitro, seorang peneliti dari perguruan tinggi di Malaysia membuktikan, ekstrak daun kenikir terbukti berhasil membunuh berbagai jenis kuman dan jamur penyebab penyakit. Beberapa di antara kuman itu adalah yang menyebabkan penyakit pada saluran cerna. Berdasarkan temuannya, peneliti itu menyarankan untuk mempertimbangkan pemanfaatan kenikir sebagai salah satu alternatif obat pencegah infeksi kuman penyakit. Daun kenikir mengandung saponin, flavonoida polifenol dan minyak atsiri. Juga ada protein, lemak, karbohidrat dan kalsium. Yang sangat menakjubkan adalah kenikir terbukti mempunyai khasiat dan daya antioksidan yang sangat tinggi. Sebuah hasil penelitian ilmiah menemukan bahwa tanaman ini mempunyai daya antioksidan ekivalen dengan daya antioksidan 2400 mg vitamin C per 100 gram bahan segar yang diteliti. Diketahui pula bahwa tingginya daya antioksidan itu ditimbulkan oleh khasiat lebih kurang 20 senyawa kandungan, yang mayoritas adalah dari golongan proantosianidin. Banyak peneliti meyakini, sesungguhnya data hasil penelitian ini cukup mendukung manfaat kenikir sebagai bahan pencegah gangguan kanker. Hal itu erat berkaitan dengan kerja senyawa antioksidan dalam mencegah kerusakan sel tubuh manusia yang disebabkan oleh radikal bebas yang berkeliaran di sekitar kita, yaitu antara lain dalam bentuk polusi di lingkungan kita. Sementara itu, antioksidan adalah senyawa yang bekerja melindungi sel tubuh dari kerusakan yang ditimbulkan oleh oksigen reaktif (termasuk radikal bebas), dan menetralisir racun lain yang membahayakan sel. Kerusakan akibat radikal bebas akan menyebabkan berbagai gangguan, termasuk penyempitan pembuluh darah arteri, alzheimer dan parkinson. Melalui sebuah penelitian lain yang mempelajari secara lebih dalam kandungan senyawa antioksidan kenikir, ditemukan 4 senyawa kuersetin yang memang menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat, yang dibandingkan dengan senyawa antioksidan standar, yaitu tokoferol (vitamin E).

Photo0147

Orang asli Melayu menyebut kenikir sebagai ulam raja, yang kira-kira artinya adalah king of salad (rajanya salad). Memang awalnya kenikir digunakan dalam menu makanan asli Melayu, namun sekarang sudah termasuk ke dalam kelompok makanan yang digemari oleh mayoritas masyarakat Malaysia. Bahkan, orang asing yang berkunjung ke sana pun tidak segan untuk mencoba salad yang menggunakan daun kenikir dalam campuran dengan sayur lain. Masyarakat Jawa Tengah pada umumnya banyak menggunakan daun kenikir dalam campuran bahan masakan tradisional Jawa, yaitu urap dan pecel. Penggunaan itu bersifat turun temurun, dan berlanjut karena rasanya yang memang spesifik dan relatif dapat diterima orang pada umumnya. Jumlah yang digunakan memang tidak pernah banyak, karena memang demikianlah kebiasaan yang berlaku. Oleh sebab itu, melalui pembuktian ilmiah terhadap manfaat kenikir, harus ada anjuran khusus untuk dikonsumsi setiap hari dalam jumlah yang cukup. Dengan cara inilah, kebutuhan tubuh manusia akan bahan vitamin dan mineral yang diperlukan sel tubuh akan terpenuhi secara mudah, aman dan relatif murah. Pemenuhan kebutuhan itu, dapat mencegah manusia dari kerusakan sel, yaitu yang menjadi cikal bakal penyakit kanker. Tapi agar manfaatnya optimal, perlu diketahui cara memasaknya yang benar. Ambil segenggam kenikir mentah, cuci bersih dan kukus sebentar untuk menghilangkan kuman, kotoran dan bahan kimia lainnya. Bubuhkan sambal pecel atau sambal urap buatan sendiri (tanpa pengawet) secukupnya, dan langsung dilahap. Hmm nikmat. *

Oia sekarang juga udah ada lo keripik yang dibuat dari keningkir. Rasanya gurih campur seperti ada rasa mint (khas kenikir). Tapi agak ribet kalo bikin sendiri sih ya. Soalnya bentuk dari daun kenikir sendiri kan bercabang cabang, nggak seperti bayam. Jadi agak gampang remuk juga. Tapi tetep enak kok. Patut dicoba, dan keripik kenikir ini udah banyak yang jual lho.

Dari berbagai sumber Dr Mangestuti, Apt., MS Departemen Farmakognosi dan Fitokimia Fakultas Farmasi

4

JAMUR TRUCUK

CIMG0812

Selain jamur so dan jamur barat ada lagi jamur pedesaan yang nggak kalah nikmat. Saya memang pecinta jamur, apalagi jamur pedesaan ini kan nggak ada yang jual. Cari di supermarket atau pasar tradisional pun nggak bakal ada yang jual. Jadi kalau beruntung nemuin salah satu dari ketiga jamur ini tuh rasanya seneng banget. Jamur trucuk adalah sebuah jenis jamur yang tumbuh saat pergantian musim. Tumbuhnya tidak beraturan dimana akan tumbuh, bisa di tengah sawah yang tidak lembab atau di pinggir sawah.

Ciri-ciri Jamur trucuk

  • memiliki tudung bagian atas berwarna hitam kecoklatan.
  • Tudung bagian bawah berwarna putih.
  • Gagang jamur juga berwarna putih.
  • ukurannya kecil dibandingkan dengan jamur bulan.
  • Tumbuhnya tidak pernah sendiri, selalu ada kawanannya disekitar tempat menemukannya.
  • Jamur ini biasanya ditumis dengan dicampur pakis sungai.

Waktu saya masih kecil, Ibu saya pernah nemu jamur trucuk banyak sekali di kebun nenek, dimasak sampe satu wajan penuh. Padahal itu nggak semuanya dipetik lho. Tapi memang setau saya biasanya jamur trucuk ini hidupnya lumayan bergerombol, paling tidak ada beberapa temannya walaupun sedikit. Karna memang biasanya ukurannya pun tidak sebesar jamur barat. Sebaliknya kalau jamur barat jarang bergerombol. Biasanya hanya ada 1 atau 2 batang saja, tapi memang ukurannya bisa agak besar. Waktu itu belum terpikir untuk foto-foto tapi. Ternyata nyari gambar jamur trucuk di google agak susah juga. Jarang banget ada picturenya. Padahal selama saya udah gede ini belum pernah nemuin jamur trucuk lagi.

Kalau soal rasa sih, jamur barat sama jamur so masih tetap jadi yang paling favorit buat saya. Lagipula saya belum pernah nyobain jamur Truffle yang katanya enak banget itu sih. Kalau nggak salah itu kan termasuk makanan paling mahal ya. Bahkan nih ya, pada tahun 2010 lalu, di sebuah pelelangan di Macau jamur truffle ini dijual seharga Rp 2.970.000.000,- per satu kilogram, waaaaww. Kalau mau traktir saya yang lebih murah sih ada di restoran hotel bintang lima, satu porsi sekitar Rp 1.350.000,- tapi cuman beberapa iris saja dicampur dalam salad atau makanan lain. Atau ada yang mau berbaik hati beliin saya? Haha.

Cara membedakan jamur beracun dengan yang layak konsumsi.

  • Caranya sangat mudah yaitu dengan melihat bagian bawah tudung. Untuk yang berwarna coklat atau hitam berati beracun. Jamur layak konsumsi bagian bawah tudung berwarna putih.
  • Tudung bagian atas tidak dapat di jadikan patokan. Tudung bagian atas ada sebagian jamur beracun mirip sekali dengan jamur trucuk.
  • Jamur layak konsumsi Batang jamur jika di pegang lebih keras dan berisi. sedangkan jamur beracun begian tengahnya berlubang.

Itu tadi tips mengenali jamur sawah layak konsumsi ataupun beracun. Jangan sampai salah ya, bisa-bisa keracunan nanti.

0

JAMBU BIJI

JAMBU BIJI

 

Jambu batu (Psidium guajava) atau sering juga disebut jambu biji, jambu siki dan jambu klutuk adalah tanaman tropis yang berasal dari Brasil, disebarkan ke Indonesia melalui Thailand. Jambu batu memiliki buah yang berwarna hijau dengan daging buah berwarna putih atau merah dan berasa asam-manis. Buah jambu batu dikenal mengandung banyak vitamin C.

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan: Plantae
(tidak termasuk) Eudicots
(tidak termasuk) Rosids
Ordo: Myrtales
Famili: Myrtaceae
Upafamili: Myrtoideae
Bangsa: Myrteae
Genus: Psidium
Spesies: P. guajava

Nama binomial Psidium guajava
L.

Kultivar

Bagian biji yang mudah dikenal dari jambu batu

Beberapa macam/kultivar jambu biji dikenal di Indonesia, sebagian dikenal sejak lama, sebagian merupakan introduksi dari negara lain.

Jambu Biji Kristal Taiwan

Jambu Biji Kristal merupakan mutasi dari residu Muangthai Pak, ditemukan pada tahun 1991 di District Kao Shiung -Taiwan. Diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1991 oleh Misi Teknik Taiwan. Jambu Kristal sebetulnya tidak benar-benar nirbiji, jumlah bijinya kurang dari 3% bagian buah, sepintas Jambu Biji Kristal hampir tidak berbiji.

Jambu pasarminggu

Jambu pasarminggu memiliki dua varian: berdaging buah putih dan merah. Yang berdaging putih, dikenal sebagai jambu ‘susu putih’, lebih digemari karena rasanya manis, daging buahnya agak tebal, dan teksturnya lembut. Yang berdaging buah merah kurang disukai karena buahnya cepat membusuk dan rasanya kurang manis. Kulit buahnya tipis berwarna hijau kekuningan bila masak. Bentuk buahnya agak lonjong dengan bagian ujung membulat, sedangkan bagian pangkal meruncing. Jambu pasarminggu merupakan ras lokal.

Jambu biji getas merah

Jambu biji getas merah adalah varian jambu biji yang berdaging hijau sampai kekuning kuningan dan berisi merah muda. Jambu ini beda dengan jambu pasar minggu, jambu ini bentuknya agak meonjong dan rasanya kurang manis, tetapi jambu ini memiliki hasiat yang baik karena mengandung Tanin, quersetin, glikosida quersetin, flavonoid, minyak atsiri, asam ursolat, asam psidiolat, asam kratogolat, asam oleanolat, asam guajaverin dan vitamin yang lebih banyak. kelebihannya lagi jambu getas merah ini tidak mengenal musim, dan selalu berbuah setiap saat dan dan kebanyakan kikembangbiakkan dengan pencangkokan. jambu ini sudah banyak di budidayakan di daerah Kendal, asalnya dari Pageruyung Kendal.

Jambu australia

Jambu biji australia diintroduksi dari Australia. Kekhasannya adalah daunnya berwarna merah keunguan. Walaupun buahnya dapat dimakan, biasanya orang menanam di pekarangan lebih sebagai tanaman hias. Buahnya manis bila sudah masak, tetapi tawar bila belum matang.

Jambu sukun

Kata “sukun” berarti “tidak berbiji”. Jambu varietas unggul ini memang tidak memiliki biji; kalaupun ada hanya 2-3 biji. Daging buahnya putih kekuningan dengan rasa manis agak asam. Teksturnya agak keras, renyah, dan beraroma wangi. Bentuk buahnya mirip apel, dengan ukuran panjang antara 4-5 cm. Kulit buahnya bila matang berwarna hijau keputihan. Jambu sukun dapat berproduksi terus menerus sepanjang tahun, meskipun relatif sedikit. Namun demikian, jenis jambu ini relatif tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Namun ternyata jambu sukun jika pohonnya ditanaman dan berbuah didekat jambu biji maka akan cenderung berbiji kembali berbeda dengan jambu kristal.

Jambu bangkok

Jambu bangkok merupakan sebutan untuk jambu biji dengan buah yang besar. Beberapa memang diintroduksi dari Thailand. Salah satunya adalah ‘jambu sari’. Bentuk buahnya bulat sempurna dengan garis tengah sekitar 10cm. Ukuran buah mentahnya lebih besar daripada ketika matang.

Jambu Kristal

Merupakan mutasi dari residu Muangthai Pak,ditemukan pada tahun 1991 di District Kao Shiung-Taiwan.

Jambu Kristal diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1991 oleh Misi Teknik Taiwan. Jambu Kristal sebetulnya tidak benar–benar tanpa biji tetapi jumlah bijinya kurang dari 3 persen bagian buah. Sebelum Jambu Kristal diperkenalkan di Indonesia sudah terlebih dahulu ditemukan jenis jambu tanpa biji lainnya yaitu jambu sukun. Kelompok tani jambu kristal yang berada di desa Cikarawang melalui pembinaan Institut Pertanian Bogor mengembangkan jenis jambu ini dan menganalisis prospek bisnisnya.

Perbanyakan

Buah jambu biji dijual di keranjang (bongsang)

Jambu dapat diperbanyak dengan biji. Namun demikian, perbanyakan dengan cara ini tidak disukai karena tumbuhannya lama menjadi dewasa dan juga akan berubah sifat dari induknya. Perbanyakan yang sekarang dilakukan adalah secara vegetatif, khususnya dengan cara pencangkokan.

Kegunaan non-pangan

Daun jambu biji dikenal sebagai bahan obat tradisional untuk batuk dan diare. Jus jambu biji “bangkok” juga dianggap berkasiat untuk membantu penyembuhan penderita demam berdarah dengue. Daun jambu biji sudah dikenal sejak dahulu sebagai pencegah dan mengurangi diare. 3 helai jambu biji direbus dengan 2 gelas air putih lalu direbus,lalu disaring dan diminumkan pada orang yang terkena diare.

Manfaat konsumsi

Buah jambu biji mengandung banyak vitamin dan serat, sehingga sangat cocok sekali dikonsumsi untuk menjaga kesehatan. Warna daging jambu biji yang merah mengidikasikan jambu biji kaya akan vitamin A untuk kesehatan mata dan antioksidan. Buah jambu biji sangat cocok sekali dikonsumsi di siang hari karena buahnya yang segar dan mendinginkan badan.

Hama dan Penyakit Jambu Biji

Hama

Organisme pengganggu tanaman (OPT) yang ditemukan pada pertanaman jambu biji adalah tungau (Acarina: Tetranychidae dan Mycobatidae), Valanga spp., Helopeltis sp., kepik penghisap pucuk (Hemiptera: Coreidae dan Tessaratomidae), Lawana candida, kutukebul (Hemiptera: Aleyrodidae)[1], Aphis gossypii, Icerya seychellarum, Coccus viridis, kututempurung hitam, Aspidiotus destructor, kutu perisai spesies 1, kutu putih (Hemiptera: Pseudococcidae), kumbang moncong (Coleoptera: Curculionidae), kumbang penggerek buah (Coleoptera: Nitidulidae), Bactrocera carambolae, ulat pucuk (Lepidoptera), ulat penggulung daun (Lepidoptera), Trabala spp., ulat api (Lepidoptera: Limacodidae), ulat penggerek batang (Lepidoptera: Metarbelidae), ulat kantung (Lepidoptera: Psychidae), ulat penggerek buah (Lepidoptera: Pyralidae), dan Attacus atlas. OPT yang berpotensi sebagai hama penting yang menyebabkan kerugian secara langsung adalah lalat buah, ulat pucuk, kumbang penggerek buah, kutu putih [2], dan ulat penggerek buah. Namun OPT lainnya seperti Helopeltis sp., hama menusuk menghisap lain, dan hama menggigit-mengunyah juga berpotensi sebagai penyebab kehilangan hasil karena berpotensi dapat menyebarkan inokulum patogen di pertanaman. [3]

Penyakit

Penyakit yang ditemukan adalah penyakit antraknosa, bercak daun kelabu dan kanker buah Pestalotia, karat merah, busuk buah Botryodiplodia, penyakit layu, embun jelaga, bercak merah daun, dan kerusakan fisik mekanis pada buah. Budidaya yang dilakukan oleh petani di Rancabungur masih beragam. Pemupukan dan aplikasi pestisida yang dilakukan bergantung pada keadaan ekonomi petani. Pembungkusan buah merupakan salah satu pengelolaan hama dan penyakit yang intensif dilakukan oleh petani terutama untuk mencegah serangan hama lalat buah.[4]

 

KHASIAT JAMBU BIJI

Buah jambu biji memiliki banyak kandungan yang sangat bermanfaat untuk menjaga tubuh kita agar tetap sehat. Seperti tanin, quersetin, glikosida quersetin, flavanoid, minyak atsiri, asam ursolat, asam psiodiolat, asam kratogolat, asam ole anolat dan asam guajaverin. Selain itu buah jambu biji juga memiliki kandungan vitamin seperti vitamin A, vitamin B1 dan vitamin C. kandungan lain dalam buah jambu biji adalah kalori, kalsium, hidrat arang, fosfor, zat besi, protein, lemak dan air.

Dilihat dari kandungannya yang cukup banyak, khasiat jambu biji akan kita dapatkan tentunya. Berikut adalah khasiat jambu biji yang mungkin saja belum banyak oramng mengetahuinya:

1. Menjaga kesehatan jantung

Khasiat jambu biji dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan cara mengendalikan kolesterol dan tekanan darah. Hal ini karena jambu biji mengandung kalsium yang merupakan elektrolit penting untuk reaksi listrik dalam tubuh, termasuk juga untuk jantung.

2. Mencegah kanker

Kandungan antioksidan dan beta karoten dalam jambu biji yang sangat tinggi memberikan khasiat jambu biji yang dapat membantu tubuh memerangi radikal bebas penyebab penyakit kanker.

3. Mencegah sembelit

Khasiat jambu biji sangat baik untuk mencegah terjadinya sembelit, ini karena jambu biji mengandung serat pangan yang dapat mencegah berbagai penyakit degenerative, seperti kanker usus besar. Serat ini dapat larut dalam air sehingga membantu pengeluaran residu hasil produksi tubuh yang tidak bermanfaat melalui proses buang air besar.

4. Mencegah diare dan disentri

Khasiat jambu biji dapat membantu mengobati penyakit diare, ini karena jambu biji mengandung zat pengikat yang dapat membantu mengikat usus pada penderita diare. Khasiat jambi biji juga sangat baik untuk penyembuahn disentri, karena jambu biji memiliki kandungan zat alkaline alami, disinfektan dan anti bakteri yang membantu proses penyembuhan disentri yang disebabkan oleh pertumbuhan mikroba dan mengurangi kadar lendir yang berlebih dalam usus. Kandungan vitamin C dan potassium karotenoid dalam jambu biji juga memberikan khasiat jambu biji yang membantu memperkuat sistem pencernaan dalam mengatasi bakteri-bakteri jahat tersebut.

5. Menurunkan tekanan darah tinggi

Khasiat jambu biji dapat menurunkan kdar kolesterol yang berlebih dalam darah. Berdasarkan penelitian kandungan potassium dalam jambu biji bermanfaat untuk meningkatkan denyut jantung yang teratur, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur pengiriman zat gizi ke sel-sel dalam tubuh, mengendalikan keseimbangan cairan pada jaringan sel tubuh dan juga dapat menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi).

6. Mengatasi batuk dan pilek

Khasiat jambu biji dapat mengatasi batuk dan pilek, menguranmgi lendir dan melonggarkan saluran pernafasan. Hal ini karena jambu biji memiliki kandungan zat gizi yang sangat tinggi seperti vitamin C, potassium dan besi. Kandungan vitamin C tersebut dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan juga melawan berbagai infeksi sehingga tubuh kita terjauh dari penyakit-penyakit seperti flu, batuk, demam dan lain-lain.

7. Perawatan kulit

Khasiat jambu biji sangat baik untuk mejaga kulit kita agar tetap sehat. Ini karena jambu biji sangat kaya akan vitamin A, vitamin B, vitamin C dan juga potassium yang sangat baik sebagai antioksidan sehingga kulit akan tetap sehat segar dan juga bebas dari noda. Kandungan antioksidan ini juga dapat menjauhkan kulit kita dari keriput dan penyakit kulit lain yang berbahaya lainnya.

Selain khasiat jambu biji yang tadi telah disebutkan, khasiat jmabu biji yang lainnya juga akan kita dapatkan, seperti mengatasi demam berdarah dengue (DBD), mencegah maag, mengobati luka, mencegah diabetes, sariawan dan ambeien.

Itulah tadi beberapa khasiat jambu biji yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Semoga tulisan khasiat jambu biji ini dapat bermanfaat untuk semua pembacanya, dan terima kasih telah membaca tulisan khasiat buah jambu biji.

 

 

 

1

Mengenali Jenis Jamur Beracun dan Tidak Beracun

Suka banget makan yang namanya jamur? Suka berburu jamur di kebun atau di pekarangan sekitar rumah? Kita musti kenal jamur-jamur yang beracun ataupun jamur yang layak konsumsi. Jangan sampe niatnya mau makan lezat malah jadi petaka, haha.

Apakah bentuk, warna, atau tempat tumbuhnya dapat dijadikan acuan untuk menentukan suatu jenis jamur beracun atau tidak? Jawabnya, ya. Meski harus diakui, sampai saat ini, melihat dari sisi penampilan saja belum cukup, apalagi jika dijadikan acuan untuk membedakan tingkat keamanan sebuah jamur. Cara ini juga tidak dapat menjadi pedoman yang harus dipercaya 100%. Ketika kita menemukan jamur jenis baru di pekarangan atau saat berkemah di tengah hutan, misalnya.

Namun setidaknya, masih ada filter yang dapat mencegah masuknya racun jamur ke dalam perut. Dari beberapa panduan sederhana yang biasa digunakan oleh para penjelajah hutan, misalnya, atau adopsi dari mata ajaran survival para calon prajurit pasukan elite di luar maupun dalam negeri, terungkap adanya beberapa pedoman yang dapat dijadikan bekal dalam menghadapi racun jamur.

Pelajaran itu memberikan pengetahuan bahwa jenis jamur beracun pada umumnya memiliki warna cukup mencolok mata. Misalnya, merah darah, hitam, cokelat, hijau tua, biru tua, dan sejenisnya. Sebaliknya, menurut pelajaran ini, jamur-jamur berwarna terang tergolong ke dalam kelompok yang dapat dimakan.

Namun, teori warna ini juga ada pengecualiannya. Sepanjang pengetahuan para ahli, jamur Shiitake ternyata tidak mengandung racun, padahal ia berwarna cokelat. Begitu juga dengan sejumlah jamur berkulit terang, di kemudian hari ternyata diketahui mengandung racun. Jamur beracun biasanya juga memiliki ciri lain, yaitu berbau busuk akibat senyawa sulfida di dalamnya. Jamur beracun juga mengandung senyawa sianida yang membuat berbagai serangga atau binatang kecil lainnya juga enggan untuk hinggap atau berada di jamur itu. Jadi untuk mudahnya, bila lalat dan serangga lainnya saja menjauh, masak kita mau mendekat, bahkan mengolahnya menjadi santapan kita?

Ciri lainnya, jika jamur beracun dikerat, kemudian dilekatkan dengan benda yang terbuat dari perak asli (pisau, sendok, garpu, atau cincin), pada permukaan benda-benda itu akan muncul warna hitam (karena sulfida) atau kebiruan (karena sianida). Cara ini cukup efektif jika kita cuma punya sedikit waktu untuk menentukan suatu jamur beracun atau tidak saat sedang berkemah atau mendaki gunung, misalnya. Namun, bila mempunyai waktu yang panjang dan mau sedikit repot, tips turun-temurun dari sejumlah desa di Nusantara ini layak dicoba. Untuk memastikan ada tidaknya racun, kita masak atau pepes saja jamur yang dicurigai bersama nasi putih. Jika warna nasi berubah menjadi cokelat, kuning, merah, atau hitam, besar kemungkinannya jamur itu beracun. Keruan, bukan cuma jamurnya yang harus dihindari, nasinya pun tak boleh disantap lagi.

Selain mengenali jamur beracun atau tidak dari warnanya, berikut beberapa ciri umum yang membedakan jamur beracun dan tidak beracun:

•Jamur beracun biasanya mempunyai cincin atau cawan. Tetapi khusus untuk beberapa jamur itu tak berlaku, seperti pada jamur merang yang memiliki cawan dan campignon yang bercincin.
•Bau jamur yang beracun selalu menusuk. Bisa seperti bau telur busuk atau seperti bau amoniak.
•Jamur beracun biasanya tumbuh di tempat yang kotor.
•Jamur beracun akan cepat menimbulkan karat pada pisau yang dipakai mengeratnya. Namun, jika pisau yang dipakai terbuat dari perak, warna hitam atau biru tua akan segera muncul.
•Jamur beracun berubah warna dengan cepat pada waktu pemanasan dan pemasakan.

Gejala Keracunan
Ketika seseorang mengalami keracunan jamur banyak vareasi gejala yang mungkin dialaminya. Gejala-gejala itu dapat berupa:
•Sakit pada bagian perut
•Wajah pucat
•Berkeringat dingin
•Mual, bahkan muntah
•Tubuh lemas terkadang disertai kejang-kejang
•Bibir kering
•Mata berkunang-kunang
•Pingsan, bahkan
•Meninggal dunia

Penanganan
Penanganan atau pertolongan pertama yang dapat dilakukan pada kejadian keracunan jamur yaitu:
•Jangan banyak bergerak
•Minum air putih sebanyak-banyaknya untuk mencegah dehidrasi
•Bawa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat

Alhamdulillah selama ini sih belum pernah yang namanya keracunan jamur. Jamur yang biasa aku temuin sendiri itu jamur barat, jamur trucuk dan jamur so. Kebetulan udah tau banget ciri-ciri ketiga jamur tersebut. Atau kalau ragu biasanya juga nanya dulu ke Ibu, ini boleh dimakan apa enggak. Nah, semoga nambah wawasan kita ya info diatas.

cr : elhasani.comScleroderma aurantium(Jamur SO)